• Jelajahi

    Copyright © Telisik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    #buttons=(Accept !) #days=(20)

    Top Ads

    Health

    Judi Online dan Hoaks Mengancam Desa, Diskominfotiksan Pesawaran Turun Tangan di TMMD

    Last Updated 2026-03-28T10:54:44Z


    PESAWARAN
    – Ancaman judi online dan penyebaran hoaks kini tak lagi hanya menghantui masyarakat perkotaan, tetapi mulai merambah hingga ke desa. Kondisi ini mendorong Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat melalui program TMMD ke-127.


    Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di Balai Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, sebagai bagian dari program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan Kodim 0421/Lampung Selatan, Rabu (25/2/2026). 


    Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPIP) Diskominfotiksan Pesawaran, Ihsan Taufiq, menegaskan bahwa persoalan judi online dan hoaks menjadi ancaman serius yang perlu diwaspadai bersama.


    “Ini bukan sekadar isu digital, tapi sudah berdampak nyata pada kehidupan sosial masyarakat, mulai dari ekonomi hingga keharmonisan keluarga,” ujarnya.


    Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman langsung terkait bahaya judi online yang kerap menjerat korban hingga mengalami kerugian finansial, terlilit utang, bahkan memicu konflik rumah tangga.


    Selain itu, warga juga dibekali pengetahuan tentang bahaya penyebaran informasi palsu atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan dan memecah persatuan di tengah masyarakat.


    Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, yakni Intan Baiduri yang membahas pencegahan hoaks di era digital, serta Firman Falani yang mengupas dampak dan pencegahan judi online.


    Melalui sesi diskusi interaktif, warga Desa Tanjung Rejo juga diajak berbagi pengalaman terkait fenomena yang mereka temui di lingkungan sekitar, sekaligus belajar cara menyikapi informasi secara bijak.


    Perwakilan Kodim 0421/Lampung Selatan, Budi Hartawan, menyampaikan bahwa kegiatan nonfisik dalam TMMD menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari aspek sosial dan moral.


    Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami risiko judi online dan hoaks, tetapi juga mampu mengambil langkah pencegahan secara mandiri agar tidak menjadi korban di era digital yang semakin kompleks.***

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Judi Online dan Hoaks Mengancam Desa, Diskominfotiksan Pesawaran Turun Tangan di TMMD

    Terkini