PESAWARAN – Program TMMD ke-127 resmi ditutup, namun hasilnya mulai dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau. Infrastruktur jalan, akses air bersih, hingga rumah layak huni kini menjadi bukti nyata manfaat program tersebut.
Penutupan TMMD digelar melalui upacara di Lapangan Desa Gunung Sari, dipimpin Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, serta dihadiri Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. bersama jajaran, Rabu (11/3/2026).
Selama 30 hari pelaksanaan, TMMD berhasil menuntaskan sejumlah pembangunan strategis, di antaranya jalan rabat beton sepanjang 666 meter, pembangunan talud, lima unit sumur bor, serta rehabilitasi lima rumah tidak layak huni.
Tak hanya itu, program ini juga menyasar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga edukasi bahaya narkoba dan judi online.
Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Semua hasil pembangunan ini harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.
Bupati Pesawaran Nanda Indira turut mengapresiasi kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang dinilai berhasil mempercepat pembangunan desa.
Menurutnya, kehadiran TMMD mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Usai upacara penutupan, rombongan meninjau langsung sejumlah hasil pembangunan di lapangan, mulai dari jalan rabat beton hingga sumur bor yang kini telah dimanfaatkan warga.
Dengan berakhirnya TMMD ke-127, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga hasil pembangunan tersebut agar memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan sehari-hari.***
